Dalam rangka menyambut hari pendidikan nasional 2 mei 2010 PLC associate wilayah sumatera bagian selatan bekerjasama dengan lembaga pendidikan excellence menyelenggarakan seminar pendidikan nasional dengan tema: refleksi motivasi pendidikan Ki Hajar Dewantara.
Acara yang berlangsung tanggal 5 mei 2010 ini menghadirkan 2 pembicara utama yaitu: Amir Tengku Ramly (master PLC Indonesia, Motivator Pendidikan Indonesia) berbicara dengan sub tema: 'Menjadi Guru Profesional yang teladan sebagai motivator yang mengajar dari kedalaman cinta'. Bapak Budi Santoso (Financial Advisor of PLA) berbicara dengan sub tema: Smart Financial Planning for Children Education.
hal terpenting menurut Amir tengku Ramly yang harus menjadi semangat dan motivasi mengajar dari keteladanan ki hajar dewantara adalah kemampuan guru 'menguasai' diri dan memahami peserta didiknya, dalam bahasa Ki Hajar seseorang haru berubah dari 'satria pinandita menjadi 'Pinandita satria'. Selain itu pengajaran 'humanis' mestinya menjadi cara guru Indonesia untuk menjadi guru hebat dan profesional yakni dengan mengamalkan tiga slogan ki hajar (ing ngarso sun tulodon, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani) melalui pendidikan dan pengajaran yang melibatkan 3 aspek 'hati, kepala dan pancaindera'. Materi selengkapnya dapat dibaca.. klick ini
sementara itu Budi Santoso menekankan penting perencanaan keuangan keluarga untuk mendukung kesuksesan pendidikan anak di masa depan. Ada dan tidak adanya dana penunjang pendidikan anak sangat tergantung dari 'manajemen keuangan keluarga'.















